Daun Kajang Menjadi Seni Tradisional Masyarakat Dayak Barai, Kalbar

Persadaonline-Dunia seni merupakan bagian yang terunik di dunia ini, bahkan dunia seni dapat membawa sebuah negara pada keajaiban dunia. Dunia seni di Provinsi Kalimantan Barat diperkaya  berbagai karya seni  yang dimiliki masing-masing suku. Seni yang dihasilkan dapat berupa anyaman, ukiran, tari-tarian, peninggalan-peninggalan bersejarah dan kesenian lainnya. Seperti pada suku Dayak Barai, sebuah karya seni anyaman yang diberi nama Tikar Kajang.

Tikar Kajang adalah karya seni yang terbuat dari tumbuhan Kajang kering yang di anyam dengan pola “Anggkat satu tinggal satu”. Proses pembuatannya sangat sederhana. Penganyaman hanya membutuhkan waktu 1 hari saja, tidak demikian pada proses menyediakan bahannya, karena bahan yang di perlukan terlebih dahulu di proses menjadi  siap pakai.

Demikian adalah proses penyediaan bahan siap pakai. Pertama-tama, tumbuhan Kajang di ambil dari pohon secukupnya. Tumbuhan ini berwarna hijau muda yang terlihat sangat segar, bentuknya panjang sekitar 2 meter dan lebar 10 cm, tidak memiliki bunga, berduri di bagian samping kiri dan kanan. Biasanya menggunakan pisau tajam untuk membung durinya. Lalu, bahan di belah dua dengan ukuran kecil dari sebelumnya kemudian dijemur selama 2 hari sampai berwarna abu kecoklatan. Kemudian bahan di perhalus menggunakan kayu. setelah itu di ikat supaya rapi dan siap di anyam.

Tikar kajang ini adalah tikar multifungsi yang di dapat digunakan sesuai kebutuhan, misalnya untuk tikar santai di rumah, menjemur padi, menjemur bahan makanan lain, sebagai souvenir, bahkan benda ini memiliki nilai jual yang tinggi. Biasanya dijual dengan harga Rp50.000-Rp100.000 tergantung pada besar kecilnya ukuran.

Tikar kajang adalah tikar yang sangat populer di suku Barai, sebab hampir semua masyarakat Barai mengetahui keunikannya, bahkan mereka menginginkan tikar tersebut menemani santai mereka. Tidak heran hampir disetiap rumah menyimpan tikar ini untuk berbagai keperluan.

Penulis: Novita

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *