HIDANGAN KHAS YANG PERLU DICICIPI SAAT BERTAMU KE RUMAH SELAMA GAWAI DAYAK

Desa Kompor Baru dan desa Engkode adalah dua desa yang bertetanggaan dan terletak di Kecamatan Mukok Kabupaten Sanggau. Kedua desa tersebut melaksanakan gawai dayak secara serentak, yang berlangsung dari tanggal 13-20 Juni 2018. Acara gawai dayak tersebut dibuka pada tanggal 13 Juni 2018 di desa Engkode, Rabu (27/06/18).

Pembukaan acara gawai dayak tersebut dilakukan dengan upacara memberi sesajen kepada Penompo (Tuhan) dalam bahasa dayak Jangkang Tanjung yang di pimpin oleh ketua Adat atau orang yang sudah dipercayai oleh masyarakat setempat, sebagai tanda ucapan syukur atas hasil panen yang telah masyarakat peroleh. Sesajen tersebut di simpan di atas somang yang terbuat dari bambu yang sudah dianyam berbentuk lingkaran, yang di dalamnya berisi pantap (tuak), daging nik (babi), daging siap (ayam), dan onyink (beras ketan yang dimasak dalam bambu).

Pada masa gawai dayak berlangsung, orang-orang yang bertamu ke rumah akan dihidangkan makanan khas gawai dayak yaitu onyink (beras ketan yang sudah dimasak dalam bambu yang dicampur dengan air santan), minuman pantap (tuak yang terbuat dari beras ketan yang disimpan dalam tempayan dalam jangka waktu tertentu dan ditaburi dengan ragi khusus), daging nik (babi yang sudah dimasak), daging siap (ayam yang sudah dimasak), dan makanan-makanan lainnya. Semua makan tersebut wajib dicicipi.

Masyarakat setempat tidak akan memaksa untuk minum pantap (tuak), tapi para tamu setidaknya minum seteguk pantap sebagai tanda menghormati tuan rumah. Tamu-tamu yang datang selama gawai dayak berasal dari berbagai daerah, ada yang dari Kabupaten Sintang, dan ada juga yang dari perbatasan Entikong.

Acara gawai dayak tersebut akan ditutup pada tanggal 20 Juni 2018. Dan acara penutupan pun dilaksanakan dengan tata cara yang sama ketika pembukaan acara gawai dayak dibuka. (Rahella Margaretha)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *