PENTINGNYA MELAKSANAKAN KEGIATAN KEBANGKITAN KEBANGUNAN ROHANI (KKR) DALAM KEHIDUPAN JEMAAT

Gereja Persekutuan Sidang Kristus (GPSK) Siloh Bidan Engkirap, melaksanakan kegiatan Kebangkitan Kebangunan Rohani (KKR) di dusun Engkirap desa Kayu Dujung kecamatan Ketungau Tengah, pada tanggal 20 Juni 2018. Yang dihadiri oleh wakil Bupati Sintang Drs. Askiman, MM dan rombongan, yang didampingi oleh Pdt. Iroth Lewi, M.Th dari Pontianak, dan kepala kecamatan Ketungau Tengah Dakun,S.Sos dan rombongan, Rabu (27/06/18).

Wakil Bupati Sintang dan rombongan tiba di Engkirap pada tanggal 20 Juni 2018 sekitar pukul 17.00 WIB, yang disambut secara meriah oleh jemaat di GPSK Siloh Binda Engkirap beserta seluruh peserta kegiatan KKR dengan tarian-tarian daerah setempat.

Acara KKR yang dilaksanakan di dusun Engkirap ini mengundang setiap gereja yang ada di kecamatan Ketungau Tengah. Meski tidak semua jemaat di setiap gereja bisa datang untuk mengikuti kegiatan tersebut, namun gereja-gereja yang masih terjangkau jaraknya tetap mengirim perwakilan dari gereja masing-masing.

Acara KKR ini mulai pada rabu malam di GPSK Siloh Binda Engkirap dengan peserta yang hadir sekitar 600 jiwa lebih tidak terhitung dengan anak-anak. Acara tersebut dimulai dari pukul 19.00-00.00 WIB. Acara KKR tersebut didanai oleh pemerintah pusat senilai Rp. 20.000.000,00.

Untuk memeriahkan acara KKR tersebut, masyarakat setempat melaksanakan pertandingan volleyball putra maupun putri, yang dimulai dari satu minggu sebelum acara KKR dilaksanakan. Pertandingan tersebut dimenangkan oleh dusun Ulak Bayan dari desa Landau Temiang.

Kegiatan ini bertemakan “dipulihkan untuk memulihkan”, yang disampaikan oleh Pdt. Iroth Lewi. Pdt. Iroth Lewi sangat menentang penyembahan-penyembahan berhala yang masih dilakukan oleh sebagian orang karena hal tersebut menentang ajaran yang Tuhan Yesus ajarkan kepada umatnya

Dalam sambutannya, wakil Bupati Sintang berharap gereja-gereja yang lain juga akan melaksanakan acara  KKR seperti yang dilaksanakan di GPSK Siloh Binda Engkirap. Dan wakil Bupati Sintang juga mengatakan bahwa mereka siap mendanai acara seperti KKR tersebut. Karena dirinya juga ingin ikut ambil bagian dalam mengubah nasip hidup, baik dari segi rohani maupun segi  pembangunan.

Dakun, S.Sos selaku kepala kecamatam Ketungau Tengah berharap jangan sampai tidak ada kekompakan dalam panitia kegiatan, sehingga mengakibatkan adanya keributan setelah acara usai, baik acara yang tengah dilaksankan maupun untuk acara-acara atau kegiatan selanjutnya. Kepala kecamatan Ketungau Tengah juga setuju dengan apa yang disampaikan oleh wakil Bupati Sintang yang mengharapkan akan ada KKR lagi di gereja-gereja lain. (Rahella Margaretha)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *