Puisi Tentang Ibu

Puisi ini menggambarkan seorang wanita pertama yang kita kenal dengan seorang ibu. Seorang ibu yang rela berkorban untuk kebahagiaan anaknya. Ibu yang tidak berhenti memperjuangkan semangatnya untuk anaknya tercinta dalam menuntut ilmu, ibu yang berjeri lelah dan pula memberi pesan ketika anaknya hendak melakukan sesuatu.  berikut adalah puisinya. Selamat membaca!

Wanita Kuatku

Berjuta kata telah ku tutur

Seribu mil telah ku kuasa

Lautan tinta telah ku guna

Mengarungi cintaku padamu sang wanita

Walau nan jauh berbanding bersama

Telah ku tutur dengan segenap jiwa

Untaian kata mu yang memberiku makna

Membendungku dari marabahaya dan celaka

Wahai wanita kuatku

Hijauan rerumputan tak mempu menghijaukan jiwaku

Seikat bunga tak mampu mengharumiku

Seutas tali tak mampu memikatku

Hati ku terasa sendu, matamu berabu-abu menatap pergelutanku

Seakan-akan kau berupaya menjadi ratuku,

Sungguhpun kau bukan jenangku.

Wanita pertama yang penuh dengan sandiwara

Mengukuhkan semangat dibelantara

Mengembara dengan cucuran air mata

Kendatipun kau tahu, kau sudah menua

Kau tahu, saat nya kau hidup dengan berjeda sementara

Melepaskan semua pikulan yang dirasa

Namun, jiwamu sebagai seorang wanita

Menggelorakan buah hatimu yang semata-mata

Menjelma diri menjadi seorang muda

Berupaya ceria membuatmu wanita bahagia

Kobaran semangatmu memikat seluruh angkasa

Menerangi warna warni kirana disana

Menuntunku jauh mengembara

Membalas semua jerih lelahmu di penghujung masa

Wahai… wanita kuatku dihari tua

Tak terhingga dari masa ke masa

Kau mampu memenuhi semangatku dengan samudera raya

Wanita kuatku yang ku beri nama bunda

Cintamu pada ku tak mungkin hilang percuma

Penulis: Novita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *